Hukum menggunggurkan bayi
Hukum menggunggurkan bayi
Penanya
Buya.... Bade tanglet, nopo halal janin hasil hubungan diluar nikah ingkang dereng wonten nyawane niku digugurkan?.... (wonten kasus anak dihamili bapak. E trus diken nguguraken wong dereng 4 bulan ngoten buya)
Abuya: Syekh Zakariya al-Anshari dari mazhab Syafi‘i termasuk yang membolehkan dengan batasan, sebagaimana yang dikemukakan dalam salah satu kitabnya:
إسْقَاطُ الْحَمْلِ إنْ كَانَ قَبْلَ نَفْخِ الرُّوحِ جَازَ، أَوْ بَعْدَهَا حَرُمَ، وَيَنْبَغِي أَنْ يُعْمَلَ فِي النَّفْخِ وَعَدَمِهِ بِالظَّنِّ
Artinya: Menggugurkan kandungan, jika janin belum ditiupi ruh (bernyawa), hukumnya boleh. Sedangkan setelah janin ditiupi ruh, hukumnya haram. Sedangkan patokan ditiupi ruh atau belum dikembalikan kepada dugaan
Comments
Post a Comment